<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Netsarlet&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://netsarlet.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://netsarlet.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Oct 2011 17:06:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='netsarlet.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Netsarlet&#039;s Blog</title>
		<link>http://netsarlet.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://netsarlet.wordpress.com/osd.xml" title="Netsarlet&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://netsarlet.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Di Manakah Kesalahannya?</title>
		<link>http://netsarlet.wordpress.com/2011/10/28/di-manakah-kesalahannya/</link>
		<comments>http://netsarlet.wordpress.com/2011/10/28/di-manakah-kesalahannya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 17:06:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Young Action</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsarlet.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Pertama telapak kaki menginjak bogor mengisahkan harapan hidup ke depan menjadi lebih baik. Di terminal Baranang siang kami disambut dengan penuh hormat yang mengisyaratkan kehadiran kami sangat ditunggu-tunggu. Berbagai sambutan datang dari kakak kelas se-Tanah Rencong yang ada di bogor &#8230; <a href="http://netsarlet.wordpress.com/2011/10/28/di-manakah-kesalahannya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=netsarlet.wordpress.com&amp;blog=9837034&amp;post=39&amp;subd=netsarlet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama telapak kaki menginjak bogor mengisahkan harapan hidup ke depan menjadi lebih baik. Di terminal Baranang siang kami disambut dengan penuh hormat yang mengisyaratkan kehadiran kami sangat ditunggu-tunggu. Berbagai sambutan datang dari kakak kelas se-Tanah Rencong yang ada di bogor kepada kami semua. Hal seperti inilah membuat harapan saya menjadi lebih tinggi setelah mendapatkan prestise bisa kuliah di IPB melalui jalur beasiswa.</p>
<p>Di Asrama Mahasiswa Aceh Leuser kami merebahkan diri untuk malam pertama kedatangan kami di bogor. Terdiri dari 12 kamar berukuran 3&#215;3, mushalla, ruang tamu yang dilengkapi sofa dan meja, ruang TV, sekret IMTR ( Ikatan Mahasiswa Tanah Rencong—nama himpunan mahasiswa daerah), dapur, serta ruang tengah yang cukup luas untuk ngumpul, main tenis meja, belajar, bahkan buat rapat. Di luar itu, lapangan badminton dan taman yang dilengkapi dengan tanaman buah seperti mangga, jeruk, belimbing serta tanaman penghias lainnya. Air begitu mudah disini sehingga mandi ataupun menyuci, rasanya tidak masalah.</p>
<p>Dari sekian fasilitas, ada yang yang menjadi favorit baik penghuni maupun tamu yang hadir di sini, yaitu internet berkecepatan untuk gamers. Nah, tahu sendiri jika sudah berseluncur ke dunia maya, pasti ada saja waktu yang dihabiskan di depan monitor. Begitulah kami disambut dan menginap di tempat ini yang menurut saya bisa dikatagorikan mewah. Namun saya tidak begitu menggoda karena cita-cita dan target hidupku lebih tinggi nilainya dibandingkan tempat yang asri ini. Saya dan teman lainnya lebih tahu lagi dimana nantinya tempat kami menuntut ilmu dan tempat tinggal di bogor.</p>
<p>Hari-hari berikutnya kami semua sudah tinggal di asrama TPB dan memulai hidup dengan teman baru. Macam-macam target saya tancapkan agar jalanku selalu fokus. Mulai dari akademik yang terpenting karena itulah nyawa seorang mahasiswa yang ada di perguruan tinggi, hingga pembinaan lainnya yang membuat kualitas hidup semakin bertambah.</p>
<p>Target yang saya pasang serta fokus ternyata membuahkan hasil yang diharapkan. Semester pertama teman dikampus bertambah kira-kira menjadi 350-an. Kepedean pun mulai terbentuk. Namun untuk mengutarakan secara blak-blakan seperti orang Aceh pada umumnya masih belum bisa.prinsip hidup yang diajarkan Waled masih saya pegang hingga sekarang— ‘jaga lidah jangan sampai menggoreskan hati orang.</p>
<p>Tidak jauh dari semester satu, semester dua walaupun tidak terlalu bersemangat seperti sebelumnya namun akademik dan ujian tidak terganggu. Futsal dapat, aerobik ikutan, kelas semakin kompak, di lorong oke, prestasi menurun karena saya memang tidak terlalu paham dengan fisika ( karena kurang usaha untuk mengejar materi).</p>
<p>TPB pun lulus tanpa mengulang satu pun dan selanjutnya beranjak menuju ke departemen. Tempat tinggal pun juga ikut dipindahkan karena Cuma satu tahun di Tempat Paling Bahagia. Saya memilih tempat tinggal di tempat saya menginap pertama kali, asrama mahasiswa aceh leuser. Liburan satu bulan menjalani kegiatan MPKMB yang luar biasa dan kehidupan asrama yang begitu damai.</p>
<p>[to be continue...]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/netsarlet.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/netsarlet.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=netsarlet.wordpress.com&amp;blog=9837034&amp;post=39&amp;subd=netsarlet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsarlet.wordpress.com/2011/10/28/di-manakah-kesalahannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29a069a8f8f9f648b8b90fc19a209f64?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">netsarlet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
